VIDEO DENSUS 88

Loading...

Densus 88 Tangkap Rekan Kastari di Bandarlampung


Densus 88 Tangkap Rekan Kastari di Bandarlampung

Densus 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menangkap Syamsul (50), anggota teroris jaringan Selamat Kastari, di sebuah rumah di Jalan Hayam Wuruk, Gang Rangkok, Desa Kedamaian, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Bandarlampung, Minggu petang (21/6) lalu pukul 18.30 WIB.

Menurut Direktur Reskrim Polda Lampung, Kombes Darmawan Sutawijaya, di Bandarlampung Rabu, penangkapan itu dilakukan dengan sangat rahasia, setelah polisi mengintainya selama tiga bulan.

Dari penyelidikan polisi, dia merupakan salah seorang anggota jaringan teroris Mas Selamat bin Kastari (biasa dipanggil Selamat Kastari) dan Fajar Taslim yang pernah merencanakan pengeboman Bandara Changi, Singapura.

Syamsul yang berkewarganegaraan Singapura itu sehari-harinya bekerja sebagai tukang becak di kawasan Pasar Tugu, Bandarlampung.

Menurut anggota Densus 88 Polda Lampung, Kompol Anwari, Syamsul adalah anak buah Kastari.

Densus 88 Amankan Peralatan untuk Merakit Bom di Pondok Kopi

Densus 88 Amankan Peralatan untuk Merakit Bom di Pondok Kopi
E Mei Amelia R - detikNews


Jakarta - Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror terus menyisir lokasi-lokasi penangkapan terduga teroris. Di lokasi penangkapan di Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Densus mengamankan peralatan untuk merakit bom.

"Ada beberapa bekas untuk itu, beberapa alat yang ada kaitannya untuk kegiatan pembuatan bom itu seluruhnya diambil," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman kepada wartawan, Kamis (21/4/2011).

Hal itu diungkapkan Kapolda di sela-sela kunjungannya ke Gereja Katedral, Jl Ir H Juanda, Kelurahan Pasarbaru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Namun, lanjutnya, di lokasi tersebut, tim tidak menemukan adanya bom seperti yang ditemukan di Jalur Pipa Gas (JPG) Summarecon Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kapolda mengungkapkan, tim Densus 88 terus menyisir sejumlah lokasi yang disebut oleh para terduga teroris yang sudah tertangkap itu.

"Masih disisir semua, bekas-bekas yang ditangkap kemarin, dikembangkan terus dan menyebut temapt-tempat lain," katanya.

Sebelumnya, tim menangkap 4 terduga teroris di Desa Rawa Wadas RT 1/03, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Keempat pria yang ditangkap itu merupakan kelompok teroris bom buku.